Tim rescue bekerja di lingkungan berbahaya yang penuh risiko seperti kebakaran, gempa, kecelakaan industri, hingga evakuasi ruang terbatas. Karena itu, penggunaan safety gear dan APD (Alat Pelindung Diri) yang tepat adalah kunci keselamatan.

Artikel ini membahas secara lengkap berbagai perlengkapan keselamatan yang wajib dimiliki rescue team, beserta standar, fungsi, dan tips perawatannya.
Apa Itu Safety Gear untuk Rescue Team?
Safety gear adalah seluruh perlengkapan yang digunakan untuk melindungi tubuh dari risiko cedera saat operasi penyelamatan. Mulai dari helm, sepatu safety, respirator, hingga harness — semua berperan penting menjaga keselamatan personel.
Dengan peralatan yang tepat dan terstandarisasi, tim rescue bisa bekerja lebih aman, cepat, dan efektif di situasi darurat.
1. APD Utama untuk Rescue Team
1. Helm Proteksi Rescue
Helm adalah perlindungan pertama dari benturan, reruntuhan, hingga percikan panas.
Fungsi utama:
- Melindungi kepala dari benturan dan kejatuhan objek.
- Memberikan perlindungan panas dasar untuk operasi kebakaran.
Rekomendasi standar:
- EN 397
- NFPA 1971
Tips memilih:
Pilih helm dengan chin strap kuat, bahan tahan panas, dan lekukan yang tidak mengganggu visibilitas.
2. Sarung Tangan Tahan Panas & Abrasi
Tangan adalah aset utama saat melakukan evakuasi atau memindahkan korban.
Kriteria sarung tangan rescue yang baik:
- Bahan kulit + Kevlar untuk ketahanan maksimal.
- Tahan gesekan, panas, dan benda tajam.
- Tidak mengurangi grip atau fleksibilitas.
3. Sepatu Safety untuk Operasi Rescue
Sepatu yang tepat mencegah cedera kaki, terpeleset, atau tertimpa benda.
Fitur wajib:
- Anti-slip
- Steel toe cap
- Tahan tusukan (midsole plate)
- Sol tahan minyak dan panas.
Cocok untuk lokasi kebakaran, reruntuhan, dan area industri.
2. Fall Protection & Harness untuk Rescue Team
Untuk operasi di ketinggian atau confined space, perlengkapan ini wajib hukumnya.
Rekomendasi standar:
- NFPA 1983
- EN 361
Komponen penting:
- Full-body harness
- Lanyard shock absorber
- Rope atau lifeline berkapasitas beban tinggi (2–3x berat pengguna)
Tips penting:
Selalu lakukan pre-check sebelum digunakan, termasuk gesper, jahitan, dan karabiner.
3. Respirator & SCBA untuk Proteksi Pernapasan
Di area penuh asap, debu, atau gas berbahaya, sistem pernapasan harus terlindungi maksimal.
Pilihan perlindungan:
✔ Respirator
Untuk debu, asap ringan, atau kontaminan tertentu.
✔ SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus)
Untuk kondisi darurat dengan oksigen minim atau gas berbahaya.
Checklist sebelum digunakan:
- Periksa tabung SCBA terisi penuh.
- Pastikan filter respirator belum kedaluwarsa.
- Sesuaikan tipe filter dengan jenis kontaminan.
4. Peralatan Tambahan Safety untuk Rescue Team
Selain APD utama, rescue team wajib membawa beberapa peralatan pendukung berikut:
| Peralatan | Fungsi Utama |
|---|---|
| Kacamata Safety / Goggles | Melindungi mata dari serpihan & percikan. |
| Ear Protection | Mengurangi risiko gangguan pendengaran. |
| Headlamp / Torch | Penerangan hands-free saat area gelap. |
| Radio Komunikasi | Menjaga koordinasi tim di lapangan. |
5. Tips Perawatan Safety Gear Rescue Team
Agar peralatan selalu siap dan tahan lama:
✔ Lakukan pemeriksaan rutin
Cek sebelum & sesudah operasi.
✔ Simpan di tempat yang bersih dan kering
Kelembaban tinggi adalah musuh peralatan rescue.
✔ Lakukan pelatihan penggunaan gear
Terutama untuk harness, respirator, dan SCBA.
✔ Ganti gear yang aus atau rusak
Jangan menunggu hingga terjadi kegagalan saat operasi.
Kesimpulan
Safety gear adalah investasi paling penting bagi rescue team. Dengan APD dan peralatan yang sesuai standar, ditambah pelatihan dan perawatan yang disiplin, risiko cedera bisa ditekan secara signifikan. Keselamatan bukan hanya soal alat canggih—tapi juga bagaimana alat tersebut digunakan dengan benar.