Panduan Lengkap Confined Space & Underground Rescue untuk Operasi Penyelamatan Berisiko Tinggi

🧭 Pendahuluan

Confined Space & Underground Rescue merupakan salah satu jenis technical rescue paling berbahaya karena dilakukan di ruang terbatas dengan risiko kekurangan oksigen, gas beracun, runtuhan, hingga keterbatasan akses evakuasi.

Operasi confined space rescue dengan tripod system dan petugas pemadam menggunakan pakaian dan helm firefighter ber-reflective tape

Operasi ini tidak dapat dilakukan dengan improvisasi. Setiap tindakan harus berbasis:

  • Prosedur keselamatan
  • Sistem peralatan khusus
  • Monitoring atmosfer
  • Redundansi sistem penyelamatan

Kesalahan kecil pada confined space rescue sering berujung pada multiple casualty incident, termasuk korban dari tim penyelamat itu sendiri.


πŸ” Apa Itu Confined Space & Underground Rescue?

Confined Space Rescue adalah operasi penyelamatan di ruang:

  • Terbatas akses keluar-masuk
  • Ventilasi alami minim
  • Tidak dirancang untuk hunian manusia

Underground Rescue mencakup penyelamatan di bawah permukaan tanah dengan risiko tambahan berupa tekanan struktur, stabilitas tanah, dan kondisi lingkungan ekstrem.

Contoh lokasi:

  • Sumur & septic tank
  • Terowongan & gorong-gorong
  • Basement & ruang utilitas gedung
  • Silo, tangki, dan bejana industri
  • Tambang bawah tanah

⚠️ Risiko Utama dalam Confined Space Rescue

Operasi confined space memiliki hazard unik, antara lain:

  • Kekurangan oksigen (Oβ‚‚ deficiency)
  • Gas beracun (Hβ‚‚S, CO, NH₃)
  • Gas mudah meledak
  • Runtuhan struktur
  • Suhu ekstrem & kelembapan tinggi
  • Akses terbatas untuk evakuasi korban

Karena itu, rescuer tidak boleh masuk tanpa sistem dan peralatan lengkap.


🧰 Sistem & Peralatan Utama Confined Space Rescue

πŸ”Ή Atmospheric Monitoring & Gas Detector

Peralatan wajib sebelum entry:

  • Multi-gas detector
  • Oβ‚‚, CO, Hβ‚‚S, LEL sensor
  • Continuous monitoring

Rule utama:
πŸ‘‰ No reading, no entry.


πŸ”Ή Ventilation & Air Management

Ventilasi digunakan untuk:

  • Menurunkan konsentrasi gas berbahaya
  • Menambah oksigen
  • Menjaga suhu ruang

Peralatan umum:

  • Blower & ducting
  • Ventilation fan portable
  • Positive pressure ventilation (PPV)

πŸ”Ή Entry & Retrieval System

Digunakan untuk keluar-masuk korban dan rescuer:

  • Tripod rescue
  • Davit arm system
  • Winch manual / mekanik

Sistem ini memungkinkan rescue tanpa entry penuh, jika kondisi terlalu berbahaya.


πŸ”Ή Harness & Retrieval Equipment

Harness khusus confined space:

  • Full body harness
  • Harness dengan dorsal attachment
  • Evacuation harness

Digunakan bersama:

  • Lifeline
  • Mechanical advantage system
  • Belay line

πŸ”Ή Rope, Pulley & Mechanical Advantage

Digunakan untuk:

  • Mengangkat korban dari ruang sempit
  • Mengurangi beban rescuer
  • Mengontrol kecepatan evakuasi

Konfigurasi umum:

  • 3:1 atau 4:1 hauling system
  • Redundant belay system

🧱 Underground Rescue: Risiko Tambahan

Underground rescue memiliki kompleksitas lebih tinggi karena:

  • Stabilitas tanah & struktur
  • Minim pencahayaan
  • Jalur evakuasi panjang
  • Keterbatasan alat berat

Peralatan tambahan:

  • Shoring & bracing
  • Lighting system
  • Communication line khusus
  • Monitoring getaran & pergerakan tanah

🚨 Standar & Regulasi Keselamatan

Operasi confined space rescue harus mengacu pada:

  • OSHA Confined Space Standard
  • NFPA 1670 & 1006
  • EN 795 / EN 1496
  • Permenaker K3 Ruang Terbatas
  • SOP internal industri & proyek

Kepatuhan standar ini wajib untuk audit K3 dan pengadaan instansi.


🏒 Pengguna Confined Space & Underground Rescue

  • Pemadam Kebakaran
  • Basarnas & tim SAR
  • Industri migas & petrokimia
  • Tambang & energi
  • Proyek konstruksi & infrastruktur
  • Tim emergency response pabrik

🏁 Kesimpulan

Confined Space & Underground Rescue adalah operasi penyelamatan berisiko ekstrem yang tidak mentolerir kesalahan. Peralatan yang tepat, sistem terstandar, dan prosedur disiplin adalah kunci keselamatan rescuer dan korban.