Memahami Masa Pakai Fire Blanket untuk Keamanan Optimal
Fire blanket dikenal sebagai alat pemadam api yang sederhana, namun banyak pengguna menganggapnya sebagai peralatan sekali pasang lalu dilupakan. Padahal, seperti perangkat keselamatan lainnya, fire blanket memiliki umur pakai dan kondisi tertentu yang menentukan kelayakan penggunaannya.

Artikel ini membahas:
- Berapa lama umur pakai fire blanket
- Faktor yang memengaruhi ketahanannya
- Tanda-tanda fire blanket harus diganti
- Rekomendasi inspeksi untuk penggunaan profesional
Berapa Umur Pakai Fire Blanket?
Secara umum, fire blanket tidak memiliki tanggal kedaluwarsa tetap seperti APAR. Namun, umur pakainya sangat bergantung pada:
- Material penyusun
- Lingkungan penyimpanan
- Intensitas paparan panas dan kontaminan
- Pernah atau tidaknya digunakan
Sebagai panduan praktis:
- Fire blanket rumah tangga & dapur: ±5–7 tahun jika tidak pernah digunakan
- Fire blanket dapur komersial & fasilitas umum: perlu inspeksi rutin, masa pakai efektif bisa lebih pendek
- Fire blanket industri / heavy-duty: mengikuti hasil inspeksi kondisi fisik
Umur pakai bukan soal angka tahun semata, melainkan kondisi aktual blanket.
Faktor yang Memengaruhi Umur Pakai Fire Blanket
1. Material Fire Blanket
Fire blanket berbahan fiberglass atau coated fabric memiliki ketahanan panas tinggi, namun seratnya tetap bisa mengalami degradasi seiring waktu.
2. Lingkungan Penyimpanan
Paparan:
- Kelembapan tinggi
- Minyak dan uap dapur
- Debu industri
- Bahan kimia
dapat mempercepat penurunan kualitas material.
3. Paparan Panas Berulang
Meskipun tidak digunakan untuk memadamkan api, paparan panas terus-menerus (misalnya dekat kompor atau mesin) dapat melemahkan struktur serat.
4. Riwayat Penggunaan
Fire blanket yang pernah digunakan untuk memadamkan api—terutama api besar—umumnya tidak direkomendasikan untuk digunakan kembali.
Kapan Fire Blanket Harus Diganti?
Fire blanket wajib diganti jika ditemukan kondisi berikut:
- Terdapat sobekan atau lubang
- Serat fiberglass terlihat rapuh atau rontok
- Blanket terkena minyak berat atau bahan kimia
- Lapisan coating mengelupas
- Instruksi penggunaan tidak lagi terbaca
- Pernah digunakan untuk kebakaran signifikan
Untuk lingkungan profesional, mengganti fire blanket jauh lebih aman daripada mempertahankan alat yang performanya sudah diragukan.
Apakah Fire Blanket Boleh Digunakan Kembali Setelah Dipakai?
Untuk penggunaan rumah tangga pada api sangat kecil, beberapa produsen mengizinkan penggunaan ulang jika kondisi masih sempurna. Namun secara praktik keselamatan:
- Dapur komersial
- Laboratorium
- Industri & fasilitas publik
Fire blanket yang sudah dipakai sebaiknya diganti untuk menjaga standar keselamatan dan kepatuhan audit.
Rekomendasi Inspeksi Fire Blanket
Rumah Tangga
- Periksa visual setiap 6–12 bulan
- Pastikan kemasan utuh dan mudah dibuka
Dapur Komersial & Fasilitas Umum
- Inspeksi visual setiap 6 bulan
- Catat kondisi dalam checklist keselamatan
- Ganti jika ada tanda kerusakan sekecil apa pun
Industri & Area Berisiko
- Inspeksi berkala sesuai prosedur K3 internal
- Dokumentasi kondisi sangat disarankan
Kesalahan Umum Terkait Umur Pakai Fire Blanket
- Menganggap fire blanket “selamanya aman”
- Menyimpan terlalu dekat sumber panas
- Menggunakan kembali blanket yang sudah rusak
- Tidak pernah melakukan inspeksi visual
Kesalahan-kesalahan ini sering terjadi karena fire blanket dianggap alat pasif, padahal fungsinya krusial saat darurat.
Kesimpulan
Fire blanket adalah alat pemadam api yang sederhana, namun keandalannya sangat bergantung pada kondisi fisik dan perawatannya.
Tidak ada angka pasti untuk umur pakai, tetapi ada indikator jelas kapan fire blanket harus diganti.
Dengan inspeksi rutin dan penggantian tepat waktu, fire blanket dapat tetap berfungsi optimal sebagai alat respons awal kebakaran di rumah, dapur, laboratorium, maupun lingkungan industri.