APAR (Alat Pemadam Api Ringan) merupakan perangkat utama dalam sistem proteksi kebakaran awal yang dirancang untuk memadamkan api pada tahap dini sebelum kebakaran berkembang menjadi besar dan tidak terkendali. APAR menjadi perlengkapan wajib pada gedung, fasilitas industri, area komersial, kendaraan operasional, hingga fasilitas publik sesuai dengan regulasi keselamatan kebakaran, K3, serta standar internasional seperti NFPA 10 dan SNI.

Sebagai lapisan pertama proteksi kebakaran, APAR berfungsi untuk memberikan respons cepat terhadap potensi kebakaran awal, meminimalkan risiko korban jiwa, serta mengurangi kerugian aset dan gangguan operasional.
PT Dunia Pemadam Indonesia menyediakan berbagai jenis APAR berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan kelas kebakaran, standar global, serta kebutuhan operasional dan proyek di Indonesia.
Apa Itu APAR dan Mengapa Wajib Digunakan
APAR adalah alat pemadam kebakaran portable maupun trolley yang dioperasikan secara manual untuk memadamkan api kecil hingga menengah pada fase awal kebakaran (initial fire fighting). APAR dirancang agar mudah diakses, cepat digunakan, dan efektif oleh personel terlatih sebelum sistem proteksi kebakaran lain seperti hydrant atau sprinkler diaktifkan.
Dalam sistem proteksi kebakaran aktif, APAR tidak menggantikan hydrant maupun sprinkler, tetapi berperan sebagai:
- Respons pertama saat kebakaran terdeteksi
- Alat pengendalian api sebelum evakuasi
- Pendukung keselamatan penghuni dan petugas
Kelas Kebakaran dan Media Pemadam APAR
Pemilihan APAR harus disesuaikan dengan kelas kebakaran yang berpotensi terjadi di suatu area. Berikut klasifikasi kebakaran yang umum digunakan:
| Kelas Kebakaran | Jenis Material Terbakar |
|---|---|
| Kelas A | Benda padat: kayu, kertas, kain |
| Kelas B | Cairan mudah terbakar: BBM, oli, solvent |
| Kelas C | Peralatan listrik bertegangan |
| Kelas D | Logam mudah terbakar (khusus industri tertentu) |
| Kelas K | Minyak dan lemak dapur |
Setiap media pemadam pada APAR dirancang untuk kelas kebakaran tertentu:
- Powder ABC: efektif untuk Kelas A, B, dan C
- CO₂: ideal untuk Kelas B dan C, tanpa residu
- Foam: optimal untuk kebakaran cairan Kelas B
- Clean Agent: aman untuk peralatan elektronik sensitif
Pemilihan media yang tepat sangat krusial untuk efektivitas pemadaman dan keselamatan operator.
Jenis APAR Berdasarkan Media Pemadam
PT Dunia Pemadam Indonesia menyediakan berbagai jenis APAR yang dirancang untuk kebutuhan proteksi kebakaran yang berbeda:
APAR Powder ABC
APAR berbasis Dry Chemical Powder yang serbaguna untuk kebakaran Kelas A, B, dan C. Cocok untuk perkantoran, gedung umum, gudang, dan fasilitas industri.
👉 Lihat detail: APAR Powder ABC
APAR CO₂ (Carbon Dioxide)
APAR dengan media CO₂ yang tidak meninggalkan residu, ideal untuk ruang panel listrik, server, laboratorium, dan fasilitas industri.
👉 Lihat detail: APAR CO₂
APAR Foam
APAR berbasis busa yang efektif untuk memadamkan kebakaran cairan mudah terbakar seperti BBM, oli, dan bahan kimia industri.
👉 Lihat detail: APAR Foam
APAR Clean Agent FK-5-1-12
APAR ramah lingkungan dengan media Clean Agent yang aman untuk peralatan elektronik sensitif, ruang server, dan data center.
👉 Lihat detail: APAR Clean Agent FK-5-1-12
Fungsi dan Peran APAR dalam Sistem Proteksi Kebakaran
Secara operasional, APAR berfungsi untuk:
- Mengendalikan api sebelum membesar
- Memberikan waktu aman untuk evakuasi
- Mengurangi risiko korban jiwa
- Meminimalkan kerugian aset dan downtime operasional
- Mendukung efektivitas sistem proteksi kebakaran aktif lainnya
Namun, APAR memiliki keterbatasan dan hanya efektif pada tahap awal kebakaran. Jika api sudah membesar, penggunaan APAR tidak lagi direkomendasikan dan harus digantikan dengan sistem pemadaman skala besar.
Spesifikasi Umum APAR
APAR yang kami sediakan memiliki spesifikasi teknis sesuai standar keselamatan, antara lain:
- Kapasitas: 1 kg – 9 kg (portable) dan trolley unit
- Media pemadam: Powder, CO₂, Foam, Clean Agent
- Tekanan kerja sesuai standar NFPA
- Tabung baja berkekuatan tinggi
- Dilengkapi pressure gauge dan safety valve
- Label instruksi penggunaan yang jelas
- Cocok untuk penggunaan indoor maupun outdoor
Tersedia pilihan APAR portable untuk area terbatas dan APAR trolley untuk area luas dengan risiko kebakaran tinggi.
Standar APAR dan Regulasi di Indonesia
Seluruh APAR yang disediakan mengacu pada standar dan regulasi keselamatan kebakaran yang berlaku, antara lain:
- NFPA 10 – Standard for Portable Fire Extinguishers
- Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait APAR
- Peraturan K3 dan keselamatan kebakaran gedung
- Persyaratan proteksi kebakaran untuk industri dan fasilitas publik
Kepatuhan terhadap standar ini memastikan APAR dapat digunakan secara aman, efektif, dan sesuai regulasi.
Cara Memilih APAR yang Tepat untuk Gedung dan Industri
Pemilihan APAR harus mempertimbangkan beberapa faktor utama:
- Kelas kebakaran yang berpotensi terjadi
- Luas dan fungsi area
- Jenis risiko operasional
- Kebutuhan regulasi dan audit keselamatan
- Kondisi lingkungan (indoor/outdoor, listrik, bahan kimia)
Kombinasi jenis APAR yang tepat akan memberikan proteksi kebakaran yang optimal dan efisien.
Aplikasi Penggunaan APAR
APAR digunakan secara luas pada berbagai sektor, antara lain:
- Gedung perkantoran dan komersial
- Pabrik dan fasilitas industri
- Gudang dan pusat logistik
- Rumah sakit dan fasilitas kesehatan
- Hotel, mall, dan area publik
- Kendaraan operasional dan alat berat
Mengapa Memilih APAR dari PT Dunia Pemadam Indonesia
- Distributor dan penyedia peralatan pemadam kebakaran profesional
- Produk sesuai standar nasional dan internasional
- Pilihan APAR lengkap untuk berbagai aplikasi
- Dukungan teknis dan konsultasi kebutuhan proteksi kebakaran
- Solusi pengadaan untuk skala kecil hingga proyek besar
- Layanan purna jual dan dukungan teknis berkelanjutan
Pertanyaan Umum Seputar APAR (FAQ)
Apakah APAR wajib tersedia di semua gedung?
Ya, APAR merupakan perlengkapan wajib pada sebagian besar gedung dan fasilitas sesuai regulasi keselamatan kebakaran dan K3.
APAR apa yang cocok untuk panel listrik?
APAR CO₂ atau Clean Agent karena tidak meninggalkan residu dan aman untuk peralatan listrik.
Berapa kapasitas APAR yang ideal?
Tergantung luas area dan tingkat risiko kebakaran. Penentuan kapasitas harus mengacu pada standar dan analisis risiko.
Apakah APAR perlu inspeksi rutin?
Ya, APAR harus diperiksa secara berkala untuk memastikan tekanan, kondisi tabung, dan media pemadam tetap layak pakai.
Konsultasi & Penawaran APAR
Pemilihan APAR yang tepat sangat bergantung pada jenis risiko kebakaran, luas area, serta regulasi yang berlaku.
Tim PT Dunia Pemadam Indonesia siap membantu Anda menentukan spesifikasi APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang sesuai dengan kebutuhan gedung dan operasional Anda.
Hubungi kami untuk konsultasi teknis dan penawaran APAR terbaik.