Pengantar
Data center dan ruang server merupakan fasilitas kritikal yang menyimpan aset bernilai tinggi berupa perangkat IT, sistem jaringan, dan data operasional. Risiko kebakaran di area ini tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga dapat menyebabkan downtime operasional, kehilangan data, dan gangguan bisnis serius.
Pemilihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk data center tidak bisa disamakan dengan area umum atau industri biasa. Jenis media pemadam, potensi residu, serta dampak terhadap peralatan elektronik harus menjadi pertimbangan utama.
Artikel ini membahas kapan menggunakan APAR Clean Agent, APAR CO₂, atau APAR Powder, serta mana yang paling tepat untuk data center, berdasarkan standar proteksi kebakaran dan praktik industri.
Karakteristik Risiko Kebakaran di Data Center
Sebelum memilih jenis APAR, penting memahami karakteristik risiko kebakaran di data center, antara lain:
- Dominasi peralatan listrik bertegangan
- Beban panas tinggi dari server dan UPS
- Material plastik dan isolasi kabel
- Ruang tertutup dengan sirkulasi terbatas
- Nilai aset dan data yang sangat tinggi
Berdasarkan karakteristik ini, pemadaman tanpa residu dan tanpa kerusakan sekunder menjadi prioritas utama.
APAR Clean Agent | Pilihan Utama untuk Data Center
Kapan APAR Clean Agent Digunakan?
APAR Clean Agent FK-5-1-12 adalah pilihan paling direkomendasikan untuk data center dan ruang server, terutama ketika:
- Area dipenuhi peralatan elektronik sensitif
- Downtime operasional harus diminimalkan
- Tidak boleh ada residu pasca pemadaman
- Dibutuhkan pemadaman cepat dan bersih
APAR Clean Agent bekerja dengan menyerap panas dan menghentikan reaksi pembakaran, tanpa air, tanpa busa, dan tanpa serbuk.
Keunggulan Utama APAR Clean Agent
- Tidak meninggalkan residu
- Aman untuk server, panel, dan perangkat IT
- Non-konduktif (aman untuk listrik aktif)
- Ramah lingkungan (ODP = 0, GWP < 1)
- Terdaftar NFPA 2001 dan EPA SNAP
👉 Direkomendasikan sebagai APAR utama di data center
Lihat detail produk: APAR Clean Agent FK-5-1-12
APAR CO₂ | Efektif untuk Ruang Listrik Tertutup
Kapan APAR CO₂ Digunakan?
APAR CO₂ (Carbon Dioxide) cocok digunakan di data center dalam kondisi tertentu, seperti:
- Ruang panel listrik terpisah
- Ruang kontrol atau electrical room
- Area dengan kebutuhan pemadaman tanpa residu
- Ruang relatif kecil dan tidak selalu berpenghuni
CO₂ memadamkan api dengan menurunkan kadar oksigen di sekitar sumber api dan mendinginkan area secara cepat.
Keterbatasan APAR CO₂
- Tidak memberikan pendinginan material padat
- Risiko re-ignition jika sumber panas masih ada
- Tidak ideal untuk ruang luas atau terbuka
- Memerlukan prosedur keselamatan bagi personel
👉 Cocok sebagai pelengkap Clean Agent di ruang listrik
Lihat detail produk: APAR CO₂ untuk Kebakaran Listrik
APAR Powder | Proteksi Umum, Bukan untuk Area Sensitif
Kapan APAR Powder Digunakan?
APAR Powder ABC adalah jenis APAR paling umum dan serbaguna, namun tidak direkomendasikan sebagai proteksi utama data center.
APAR Powder dapat digunakan hanya pada kondisi:
- Area pendukung data center (koridor, gudang, ruang mekanikal)
- Lokasi dengan risiko kebakaran campuran A, B, dan C
- Area tanpa perangkat elektronik sensitif
Risiko Penggunaan APAR Powder di Data Center
- Serbuk meninggalkan residu
- Dapat merusak server dan komponen elektronik
- Membersihkan powder berisiko lebih besar daripada api kecil
- Potensi downtime operasional tinggi
👉 Gunakan APAR Powder di area non-kritis
Lihat detail produk: APAR Powder ABC
Perbandingan Singkat APAR untuk Data Center
| Kriteria | Clean Agent | CO₂ | Powder ABC |
|---|---|---|---|
| Residu | Tidak ada | Tidak ada | Ada |
| Aman untuk elektronik | Sangat aman | Aman | Tidak |
| Risiko kerusakan aset | Sangat rendah | Rendah | Tinggi |
| Cocok untuk ruang server | ✅ | ⚠️ | ❌ |
| Fungsi ideal | Proteksi utama | Pelengkap | Area umum |
Rekomendasi Konfigurasi APAR di Data Center
Konfigurasi yang umum digunakan pada data center profesional:
- APAR Clean Agent → proteksi utama ruang server
- APAR CO₂ → ruang panel listrik & kontrol
- APAR Powder ABC → area pendukung dan non-sensitif
Pendekatan ini memberikan perlindungan menyeluruh tanpa mengorbankan aset kritikal.
Standar Proteksi Kebakaran yang Relevan
Pemilihan dan penempatan APAR di data center sebaiknya mengacu pada:
- NFPA 10 – Portable Fire Extinguishers
- NFPA 75 – Protection of Information Technology Equipment
- NFPA 2001 – Clean Agent Fire Extinguishing Systems
- Regulasi K3 dan proteksi kebakaran gedung di Indonesia
Kepatuhan terhadap standar ini penting untuk audit, asuransi, dan kelayakan operasional.
Kesimpulan
Tidak semua APAR cocok untuk data center.
Pemilihan yang tepat akan menentukan keselamatan aset, kontinuitas operasional, dan efisiensi pemulihan pasca insiden.
- APAR Clean Agent adalah pilihan terbaik dan paling aman
- APAR CO₂ cocok sebagai pelengkap di ruang listrik
- APAR Powder hanya untuk area non-sensitif
Pemilihan APAR harus berbasis risiko, fungsi ruangan, dan standar proteksi kebakaran, bukan sekadar harga.
Konsultasi Proteksi Kebakaran Data Center
PT Dunia Pemadam Indonesia menyediakan solusi APAR profesional untuk data center, ruang server, dan fasilitas kritikal lainnya, sesuai standar NFPA dan regulasi Indonesia.
👉 Konsultasikan kebutuhan APAR Clean Agent, CO₂, dan Powder untuk data center Anda bersama tim teknis kami.