Distributor Fire Fighting Equipment & Rescue Equipment
APPLICATION · AIRPORT · ARFF

Kendaraan Pemadam Bandara

Operasi pemadaman dan penyelamatan di bandara membutuhkan kendaraan dengan response capability tinggi untuk menangani insiden di area apron, runway, taxiway dan fasilitas pendukung bandara.

Airport Emergency Response Profile
01 Rapid Response Kendaraan harus mampu mencapai incident location dalam waktu respons yang ditetapkan.
02 Aircraft Fire Capability firefighting disesuaikan dengan risiko dan kategori bandara.
03 Rescue Mendukung penyelamatan occupants dan akses ke area insiden pesawat.
04 Airfield Mobility Chassis dan konfigurasi harus sesuai dengan kondisi operasional airfield.
Pemilihan kendaraan ARFF tidak cukup berdasarkan kapasitas tangki. Response time, discharge system, foam capability, mobility dan kebutuhan rescue harus dinilai sebagai satu sistem.
Airport Risk Profile

Lingkungan Bandara Membutuhkan Armada Khusus

Fire response di bandara berbeda dari kawasan industri biasa karena kendaraan harus beroperasi pada area airfield sekaligus menghadapi skenario insiden pesawat.

01

Aircraft Incident

Insiden pesawat dapat melibatkan aviation fuel, struktur aircraft dan kebutuhan penyelamatan occupants dalam waktu singkat.

02

Airfield Area

Runway, taxiway dan apron membutuhkan kendaraan dengan mobilitas serta konfigurasi yang sesuai untuk operasi airfield.

03

Airport Facilities

Terminal, hangar, workshop, cargo area dan fasilitas pendukung memiliki hazard yang berbeda dari aircraft operation.

Airport Area Matrix

Kebutuhan Kendaraan Berdasarkan Area Operasi

Armada harus mempertimbangkan lokasi deployment, response route dan karakter bahaya pada setiap bagian kawasan bandara.

Area
Karakter Risiko
Kebutuhan Respons
Runway
Aircraft incident dan kebutuhan akses langsung ke airfield.
Rapid response vehicle dengan airfield mobility dan firefighting capability.
Taxiway & Apron
Aktivitas aircraft movement dan ground operation.
Kendaraan harus dapat bermanuver dan melakukan fire attack secara efektif.
Hangar
Aircraft maintenance dan fire load di dalam struktur bangunan.
Firefighting dapat membutuhkan konfigurasi water/foam sesuai fire protection strategy.
Cargo & Terminal
Cargo, kendaraan, warehouse dan aktivitas operasional penumpang.
General fire response serta rescue support sesuai hazard area.
Fuel Facility
Penyimpanan atau transfer aviation fuel.
Response capability ditentukan berdasarkan hazard assessment dan sistem proteksi fasilitas.
Vehicle Configuration

Jenis Kendaraan untuk Mendukung Emergency Response

Airport emergency fleet dapat terdiri dari kendaraan utama ARFF dan unit pendukung sesuai risk profile serta operational concept bandara.

Rescue Support

Rescue Truck

Dapat mendukung technical rescue, extrication dan emergency equipment pada fasilitas atau insiden yang membutuhkan capability tambahan.

  • Hydraulic rescue tools.
  • Cutting dan stabilization equipment.
  • Emergency lighting.
  • Technical rescue support.
Water Support

Water Tanker

Dapat digunakan sebagai kendaraan pendukung water supply apabila kebutuhan operasi dan sistem pengisian air memerlukannya.

  • Water storage tambahan.
  • Support untuk fire response.
  • Distribusi air pada area tertentu.
Command & Support

Command / Support Vehicle

Digunakan untuk mendukung koordinasi incident management, komunikasi dan fungsi operasional tertentu di kawasan bandara.

  • Incident coordination.
  • Communication system.
  • Operational support.
Fleet Decision

Menentukan Konfigurasi Armada Bandara

Jumlah dan konfigurasi kendaraan harus dikaitkan dengan karakter operasi bandara, aircraft movement, response requirement dan sistem proteksi yang tersedia.

ARFF Primary Unit

Airport Crash Tender menjadi platform utama ketika kebutuhan berpusat pada aircraft rescue and firefighting di area airfield.

Rescue Capability

Rescue capability dapat ditingkatkan dengan kendaraan dan equipment khusus untuk extrication, stabilization dan technical rescue.

Support Capability

Water supply, command, lighting dan support vehicle dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan operasional masing-masing bandara.

Airport Emergency Response

Kecepatan Respons Harus Didukung Konfigurasi Kendaraan

Kendaraan ARFF merupakan bagian dari sistem response. Jalur deployment, komunikasi, crew readiness dan equipment harus bekerja secara terintegrasi.

01

Alarm

Informasi emergency diterima dan prosedur response diaktifkan.

02

Dispatch

Unit ARFF bergerak menuju lokasi melalui response route yang ditentukan.

03

Fire Attack

Water, foam atau sistem discharge digunakan sesuai karakter insiden.

04

Rescue

Firefighting dan rescue operation dilanjutkan secara terkoordinasi untuk mendukung occupants.

Engineering References

Parameter Teknis dalam Pemilihan Kendaraan

Konfigurasi kendaraan harus mempertimbangkan kebutuhan firefighting, payload, hydraulic performance, dimensi dan karakter operasi airfield.

Rancang Armada Emergency Response untuk Bandara

Tentukan kendaraan berdasarkan kebutuhan ARFF, response route, fire scenario, foam capability, rescue requirement, payload dan karakter operasional airfield.

Konsultasikan Kebutuhan