Distributor Fire Fighting Equipment & Rescue Equipment
Air Lifting Engineering

Lifting Force Calculation pada Air Lifting Bag

Memahami hubungan pressure, effective contact area, dan gaya angkat sebagai dasar engineering analysis pada pneumatic lifting system.

Perhitungan gaya angkat air lifting bag

Prinsip Dasar Gaya Angkat

Dalam model sederhana, gaya yang dihasilkan oleh tekanan udara dapat dinyatakan sebagai hubungan antara pressure dan effective contact area:

F = P × A

F = gaya, P = pressure, A = effective contact area

Persamaan tersebut merupakan model fisika dasar. Dalam aplikasi rescue, area yang digunakan bukan sekadar dimensi luar bag. Effective contact area dapat lebih kecil akibat konstruksi bag, bentuk beban, posisi bag, dan perubahan geometri saat inflation.

Contoh Perhitungan Teoritis

Input

  • Effective area = 400 in²
  • Working pressure = 100 psi

Theoretical Force

40,000 lbf

Nilai ini merupakan hasil model teoritis sebelum memperhitungkan perubahan contact area, geometry, load distribution, dan product rating.

Theoretical Force Bukan Rated Capacity

Inilah bagian penting dalam engineering air lifting bag. Mengalikan dimensi bag dengan pressure dapat menghasilkan angka teoritis, tetapi angka tersebut tidak boleh langsung dianggap sebagai lifting capacity produk.

Effective Area

Area kontak aktual dapat lebih kecil daripada dimensi nominal bag.

Bag Geometry

Inflation mengubah bentuk bag dan dapat mengurangi footprint.

Manufacturer Rating

Rated capacity dan operating limits mengikuti data produk.

Engineering Rule

Gunakan F = P × A untuk memahami hubungan dasar pressure dan area. Untuk keputusan operasi, gunakan effective area, manufacturer rated capacity, lifting height, working pressure, load geometry, dan stabilization secara bersamaan.