Kapan APAR Harus Diservis? Panduan Inspeksi dan Maintenance APAR
Servis APAR merupakan bagian penting dari program proteksi kebakaran untuk memastikan alat pemadam selalu siap digunakan saat keadaan darurat. Memahami kapan APAR harus diservis membantu menjaga keandalan sistem proteksi kebakaran sekaligus memenuhi persyaratan inspeksi dan perawatan berkala.
Inspeksi Bulanan
Pemeriksaan visual untuk memastikan APAR berada dalam kondisi siap digunakan dan mudah diakses.
Servis Berkala
Pemeriksaan teknis terhadap komponen, tekanan, dan kondisi media pemadam.
Refill APAR
Dilakukan setelah penggunaan atau ketika media pemadam perlu diganti sesuai hasil inspeksi.
Hydrotest
Pengujian tekanan silinder untuk memastikan integritas dan keamanan APAR.
Mengapa APAR Harus Diservis Secara Berkala?
Meskipun tidak pernah digunakan, APAR tetap dapat mengalami penurunan tekanan, korosi, kerusakan komponen, atau penurunan kualitas media pemadam. Karena itu, inspeksi dan servis berkala diperlukan untuk memastikan APAR tetap berfungsi sesuai desainnya saat terjadi kebakaran.
Kegagalan melakukan maintenance dapat menyebabkan APAR tidak bekerja secara optimal ketika dibutuhkan, sehingga meningkatkan risiko kerusakan aset maupun keselamatan penghuni bangunan.
Kapan APAR Harus Diservis?
| Kegiatan | Frekuensi Umum | Tujuan |
|---|---|---|
| Inspeksi Visual | Setiap Bulan | Memastikan kondisi siap pakai |
| Servis Berkala | Minimal 1 Tahun | Memeriksa fungsi dan komponen |
| Refill APAR | Setelah Digunakan | Mengembalikan kapasitas pemadaman |
| Hydrotest | Sesuai jenis APAR dan regulasi | Menguji kekuatan silinder |
Tanda-Tanda APAR Perlu Segera Diservis
Jarum pressure gauge berada di luar zona hijau.
Tamper seal atau safety pin hilang atau rusak.
Muncul karat, penyok, atau kerusakan fisik pada badan APAR.
Retak, bocor, atau tersumbat sehingga media pemadam tidak dapat keluar dengan baik.
Terjadi kehilangan tekanan atau indikasi kebocoran pada valve.
Informasi penggunaan dan identifikasi APAR sudah rusak atau hilang.
Servis APAR Berdasarkan Jenis Media Pemadam
| Jenis APAR | Poin Pemeriksaan Utama |
|---|---|
| Powder ABC | Kondisi powder, tekanan, valve dan hose |
| COâ‚‚ | Berat isi, valve, horn dan silinder |
| Foam AFFF | Kondisi foam concentrate dan tekanan |
| Clean Agent | Tekanan, kebocoran dan kondisi media |
Apakah APAR Harus Diservis Jika Belum Pernah Digunakan?
Ya. APAR tetap memerlukan inspeksi dan servis berkala meskipun belum pernah digunakan. Faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, getaran, korosi, dan penuaan komponen dapat memengaruhi kinerja APAR selama masa penyimpanan.
Banyak kegagalan APAR saat keadaan darurat justru terjadi pada unit yang terlihat baik dari luar tetapi tidak pernah mendapatkan pemeriksaan dan maintenance yang memadai.
Perbedaan Inspeksi, Servis, Refill dan Hydrotest APAR
| Kegiatan | Tujuan | Dilakukan Oleh |
|---|---|---|
| Inspeksi | Pemeriksaan visual kondisi APAR | Petugas Internal |
| Servis | Pemeriksaan teknis dan fungsi | Teknisi Kompeten |
| Refill | Pengisian ulang media pemadam | Penyedia Layanan |
| Hydrotest | Pengujian tekanan silinder | Fasilitas Uji Khusus |
Checklist Pemeriksaan APAR Bulanan
Mudah terlihat dan mudah dijangkau.
Berada pada zona hijau.
Masih terpasang dan tidak rusak.
Masih utuh.
Tidak mengalami korosi atau penyok.
Tidak retak, bocor, atau tersumbat.
Kesalahan Umum dalam Perawatan APAR
- Menganggap APAR tidak perlu diperiksa karena belum pernah digunakan.
- Mengabaikan pressure gauge yang berada di luar zona hijau.
- Menunda servis hingga APAR mengalami kerusakan.
- Tidak melakukan refill setelah APAR digunakan.
- Tidak melakukan hydrotest sesuai jadwal pemeriksaan.
Butuh Layanan Servis dan Maintenance APAR?
DPI Pemadam menyediakan layanan inspeksi, maintenance, refill, hydrotest, serta penyediaan APAR untuk gedung komersial, industri, energi, marine, data center, dan fasilitas berisiko tinggi.
Konsultasi Sekarang