Perkembangan kendaraan listrik berbasis baterai (EV) menuntut pendekatan baru dalam sistem proteksi kebakaran. Risiko utama berasal dari baterai lithium-ion yang dapat mengalami thermal runaway, sehingga membutuhkan strategi proteksi yang berbeda dari kendaraan konvensional.
Halaman ini merangkum regulasi Indonesia dan standar teknis internasional yang relevan untuk:
- penyusunan spesifikasi teknis
- dokumen tender
- evaluasi procurement
- justifikasi engineering
Untuk pemahaman risiko teknis:
→ thermal runaway pada kendaraan listrik dan cara mengatasinya;
Regulasi Kendaraan Listrik di Indonesia
KEPPRES No. 55 Tahun 2019
Tentang percepatan program kendaraan listrik berbasis baterai.
Implikasi terhadap fire safety:
- peningkatan populasi EV
- kebutuhan adaptasi sistem proteksi kebakaran
- perlunya standar tambahan untuk area parkir dan charging
PERMENHUB No. 44 Tahun 2020
Tentang pengujian tipe fisik kendaraan listrik.
Relevansi:
- memastikan aspek keselamatan kendaraan
- termasuk sistem baterai dan kelistrikan
- menjadi baseline keamanan operasional
PERMEN ESDM No. 1 Tahun 2023
Tentang penyediaan infrastruktur charging EV.
Implikasi:
- peningkatan instalasi charging station
- risiko kebakaran terdistribusi di banyak titik
- kebutuhan proteksi di area publik dan komersial
Untuk aplikasi lapangan:
→ proteksi kebakaran EV di basement dan charging station;
Standar Teknis Keselamatan Baterai
RSNI3 8872:2024
Mengatur sistem penyimpanan energi listrik (REESS) pada kendaraan listrik.
Fokus utama:
- keselamatan baterai rechargeable
- pengendalian risiko overheating
- pencegahan kegagalan sistem
Implikasi terhadap proteksi kebakaran:
- mengakui potensi thermal runaway
- menegaskan pentingnya mitigasi risiko
Standar Internasional Fire Blanket untuk EV
DIN SPEC 91489
Standard khusus untuk fire protection blanket pada kebakaran kendaraan listrik
Cakupan:
- performa material tahan suhu tinggi
- kemampuan containment kebakaran EV
- ukuran dan aplikasi pada kendaraan
Relevansi:
- menjadi acuan global dalam penggunaan EV fire blanket
- mendukung justifikasi teknis dalam tender
Untuk solusi implementasi:
→ fire blanket untuk mobil listrik dan containment kebakaran EV;
Kenapa Standar Ini Penting dalam Procurement?
Dalam proses tender dan pengadaan, standar digunakan untuk:
1. Spesifikasi Teknis
Menentukan:
- material fire blanket
- ketahanan suhu
- ukuran dan aplikasi
2. Compliance & Audit
Memastikan:
- sistem proteksi sesuai regulasi
- dapat lolos audit keselamatan
3. Risk Mitigation
Mengurangi:
- risiko kebakaran
- potensi kerugian aset
- tanggung jawab hukum
4. Justifikasi Engineering
Digunakan oleh engineer untuk:
- mendukung pemilihan produk
- menjelaskan kebutuhan sistem tambahan
- mengintegrasikan proteksi EV dalam desain gedung
Posisi Fire Blanket dalam Standar EV Fire Safety
Fire blanket tidak selalu disebut secara eksplisit dalam regulasi nasional, namun:
- direkomendasikan dalam praktik lapangan
- diakui dalam standar internasional (DIN SPEC 91489)
- digunakan oleh banyak otoritas pemadam sebagai metode containment
Peran utama:
- mengendalikan penyebaran api
- mengurangi radiasi panas
- melindungi lingkungan sekitar
Untuk spesifikasi produk:
→ EV fire blanket untuk kendaraan listrik;
Integrasi dalam Sistem Proteksi Kebakaran
Dalam desain sistem proteksi, fire blanket berfungsi sebagai:
- first response tool pada kebakaran EV
- pelengkap hydrant dan sistem pendinginan
- bagian dari SOP emergency response
Untuk kebutuhan air dalam sistem:
→ kebutuhan air untuk kebakaran mobil listrik;
Checklist Compliance untuk Tender EV Fire Safety
Berikut elemen yang direkomendasikan dalam dokumen tender:
- ☐ Mengacu pada KEPPRES 55/2019
- ☐ Mengacu pada PERMENHUB 44/2020
- ☐ Mengacu pada PERMEN ESDM 1/2023
- ☐ Mengacu pada RSNI3 8872:2024
- ☐ Referensi standar internasional (DIN SPEC 91489)
- ☐ Spesifikasi fire blanket untuk EV
- ☐ Prosedur penanganan kebakaran EV
- ☐ Ketersediaan sistem pendinginan (water supply)
Tantangan Implementasi di Lapangan
Beberapa kendala umum:
- belum adanya standar lokal spesifik EV fire blanket
- keterbatasan pemahaman teknis
- infrastruktur proteksi belum siap
- belum adanya SOP khusus EV
Untuk panduan implementasi:
→ checklist safety EV untuk parkir dan charging station;
FAQ
Apakah fire blanket wajib dalam regulasi Indonesia?
Belum secara eksplisit, tetapi direkomendasikan dalam praktik dan standar internasional.
Apa standar utama untuk EV fire blanket?
DIN SPEC 91489 menjadi referensi utama saat ini.
Kenapa standar penting dalam tender?
Untuk memastikan compliance, keamanan, dan justifikasi teknis.
Apakah standar EV sudah lengkap di Indonesia?
Masih berkembang, terutama untuk aspek proteksi kebakaran.