OFI-2503R untuk Kebutuhan Fire Rescue & Forcible Entry

OFI-2503R Fire Rescue Axe merupakan kapak multifungsi yang dirancang untuk membantu pekerjaan petugas pemadam kebakaran dan tim rescue ketika membutuhkan alat tangan yang dapat digunakan untuk beberapa fungsi sekaligus.

Selain berfungsi sebagai kapak untuk memotong kayu atau besi, OFI-2503R memiliki beberapa fitur tambahan yang mendukung pekerjaan membuka akses, membuat celah, mencungkil, serta menangani material tertentu pada kondisi darurat.

Karena karakter penggunaannya tersebut, produk ini lebih tepat ditempatkan pada kategori Breaching Tools, khususnya kelompok kapak rescue untuk pekerjaan forcible entry dan penyelamatan.

Fungsi Utama OFI-2503R

Memotong Material

Kepala kapak dapat digunakan untuk membantu memotong material seperti kayu atau besi sesuai kemampuan alat.

Memecahkan Material

Kapak dirancang untuk membantu menangani material keras, termasuk baja dengan ketebalan tertentu.

Mencungkil

Bagian paruh dapat digunakan untuk membantu mencungkil paku atau membuka bagian material yang membutuhkan gaya ungkit.

Membuat Celah

Ujung paruh atau slotted device dapat membantu membuat atau memperlebar celah sehingga alat lain dapat dimasukkan.

Spesifikasi OFI-2503R

Model OFI-2503R
Jenis Alat Fire Rescue Axe / Kapak Rescue Multifungsi
Fungsi Kapak Memotong kayu atau besi serta membantu memecahkan material baja.
Kemampuan Memecahkan Baja Hingga sekitar 5 mm berdasarkan spesifikasi produk yang tersedia.
Fungsi Congkel Dapat digunakan untuk mencungkil paku standar dari kayu.
Slotted Device Membantu membuka atau merenggangkan celah pada material kayu atau baja sekitar 1,5 mm sehingga alat lain dapat masuk.
Rahang Paruh Dapat digunakan untuk membantu memecahkan papan kayu hingga sekitar 21 mm atau mendistorsi lembaran baja tipis.
Fungsi Tambahan Dapat membantu mengencangkan beberapa ukuran baut tertentu.
Kepala Pemotong Bagian bawah dapat digunakan untuk membantu memotong baja sekitar 2,5 mm atau kaca pelindung otomotif.
Kepala Pemotong Bagian kepala pemotong dapat diperpanjang, dilepas, dan digunakan secara terpisah.

Fitur Rescue dan Breaching

Salah satu karakter utama OFI-2503R adalah kombinasi beberapa fungsi dalam satu alat. Konsep tersebut membantu petugas membawa alat yang lebih serbaguna ketika menghadapi kondisi lapangan yang membutuhkan pembukaan akses secara cepat.

Kapak untuk Pemotongan

Bagian utama kapak dapat digunakan untuk membantu memotong material seperti kayu atau besi dan menangani material tertentu pada pekerjaan rescue.

Paruh untuk Pengungkitan

Bagian paruh memberikan fungsi tambahan untuk pekerjaan pengungkitan dan mencungkil, termasuk membantu mencabut paku standar dari material kayu.

Slotted Device untuk Membuka Celah

Ujung paruh atau slotted device dapat membantu membuat atau memperlebar celah pada material. Celah tersebut dapat menjadi akses awal untuk memasukkan alat lain.

Kepala Pemotong Tambahan

Bagian kepala pemotong pada bagian bawah memberikan fungsi tambahan untuk menangani baja tipis maupun kaca pelindung otomotif sesuai spesifikasi alat.

Penggunaan OFI-2503R

Pemadam Kebakaran

Mendukung pekerjaan membuka akses dan menangani hambatan pada operasi pemadaman kebakaran.

Tim Rescue

Membantu pekerjaan penyelamatan yang membutuhkan alat tangan multifungsi di lokasi kejadian.

Forcible Entry

Digunakan sebagai salah satu alat untuk membantu membuat akses melalui material atau hambatan tertentu.

Mengapa OFI-2503R Termasuk Breaching Tool?

Secara fungsi, OFI-2503R tidak hanya bekerja sebagai alat pemotong. Produk ini menggabungkan fungsi kapak, pengungkitan, pembukaan celah, pemecahan material, serta pemotongan tambahan.

Kombinasi tersebut membuat penggunaan produk lebih dekat dengan kebutuhan breaching dan forcible entry dibandingkan apabila produk hanya dikategorikan sebagai cutting tool.

Untuk kebutuhan pemotongan khusus, pengguna tetap perlu mempertimbangkan alat cutting yang memang dirancang secara spesifik untuk pekerjaan tersebut.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Gunakan alat sesuai fungsi dan batas kemampuan yang ditetapkan oleh produsen.
  • Pemeriksaan kondisi kepala kapak, bagian paruh, gagang, serta komponen pemotong perlu dilakukan sebelum digunakan.
  • Penggunaan pada material tertentu harus mempertimbangkan kondisi struktur dan risiko di lokasi kejadian.
  • Operasi forcible entry harus dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi dan menggunakan perlindungan diri yang sesuai.